Dua Dara

Fajar hendak sapa jumpa.
Senyumnya lembut senja hari.
Sepasang dara menari leluasa di pelataran kasa.
Berjumpa diranting basah,
Tidak saling kenal dan sapa,
Hingga cerita mereka bertukar rasa
Jumpa yang penuh keluh bersama.
Bejana yang kosong telah berjiwa.
Sang batari melemparkan tombak rasa.
Sungguh ini bukan cerangka semata.
Menjadi belian hati masing-masing.
Sang dara yang mulai mengukir kisah.
Bukan sedih dan duka menatap hari durja.
Ini bukan sebuah canda dalam tawa.
Tapi candu dalam jiwa.
Saling berbagi kisah dan rasa.
Ini legenda yang kembali ada

 

Semarang, 2020
Karya : Ashari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *