Dengan Bekerja Sama, Kita Menjadi Lebih Hebat

Dokumentasi CSSMoRA Nasional

“Orang saling menggabungkan upaya mereka sendiri dengan usaha orang lain untuk mencapai keberhasilan terbesar mereka.”
-Stephen Covey

Perhelatan acara CSSMoRA Nasional kembali digelar. 18-22 Agustus menjadi saksi bisu terselenggaranya acara Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) tahun 2020. Meski wabah covid-19 masih belum menemukan titik usai, keadaan itu tidak menyurutkan semangat teman-teman mengikuti acara secara daring. Terbukti sepanjang pelaksanaan Muspimnas yang dimulai pukul 20.00 WIB sampai 00.00 WIB selalu dihadiri lebih dari 50 orang. Zoom Could Meeting dipilih menjadi media video conceference, hal ini dikarenakan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki aplikasi lain. Selain itu, kominfo nasional juga telah membeli akun zoom pro sehingga panitia dapat memanfaatkannya. Acara yang diketuai oleh Muhammad Fadlur Rahman ini dihadiri oleh Badan Pengurus Harian (BPH) dan kepala divisi CSSMoRA Nasional, jajaran ketua dan sekretaris masing-masing PTM, serta perwakilan BSO Santri. Ada hal menarik dalam Muspimnas tahun ini, yakni turut serta mengundang bendahara tiap PTM sebagai peninjau. Ini sebuah gebrakan baru untuk memberikan pemahaman utuh secara langsung kepada bendahara terkait aturan dan teknis perbendaharaan. Karena sebelumnya bendahara mendapatkan informasi melalui perantara sekretaris dan dirasa kurang efektif oleh panitia.

Menghimpun Asa, Memupuk Peran, Menyelaraskan Cssmora di Era New Normal adalah tema yang diusung dalam Muspimnas tahun 2020. Tema ini mengandung tujuan acara, yaitu sosialisasi program kerja CSSMoRA Nasional, konsolidasi bersama dengan ketua-ketua CSSMoRA PTM, dan menyepakati Peraturan Pengurus Nasional (PPN). Disamping itu, tema ini juga bermaksud menghimpun semua aspirasi dan harapan dari perwakilan CSSMoRA PTM untuk merumuskan kebijakan-kebijakan tertentu guna memberdayakan potensi anggota sebagai mahasantri yang direalisasikan dalam program kerja dan diselaraskan dengan keadaan new normal.

Seperti pada umumnya acara, pembukaan dilaksanakan pada hari pertama. Delvi Ramadayani selaku MC memimpin jalannya pembukaan ini. Selanjutnya, Alya Sahilla Fahri sebagai perwakilan dari panitia memberikan tawaran pada peserta tentang presidium yang akan memimpin jalannya sidang selama Muspimnas. Tawaran yang diajukan adalah, Muhammad Alfan Ali Musthafa bertindak sebagai Presidium I, Abdullah Azzahid bertindak sebagai Presidium II, dan Azizah Irodah Ali bertindak sebagai Presidium III. Dirasa tidak ada sanggahan atau masukan dari peserta, nama-nama tersebut resmi menjadi presidium. Kemudian, kegiatan diambil alih presidium dan dilanjutkan sidang pleno yang membahas agenda dan tata tertib acara.

Muspimnas berlanjut dihari kedua. Rangkaian acara sudah beralih menjadi sidang komisi. Dalam sidang komisi, peserta dibagi menjadi dua bagian dimana setiap bagian akan membahas hal berbeda. Pertama, sidang komisi A yang dihadiri oleh ketua, wakil ketua, dan kepala departemen CSSMoRA Nasional, ketua-ketua PTM, dan beberapa panitia bertugas membahas PPN organisasi. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum CSSMoRA Nasional, Ahmad Fahrur Rozi. Kedua, sidang komisi B yang dihadiri oleh sekretaris dan bendahara CSSMoRA Nasional, perwakilan sekretaris dan bendahara tiap PTM, dan beberapa panitia tersisa bertugas membahas PPN administrasi dan kesekretariatan. Sidang ini dipimpin oleh Syikma R. Jannah selaku Sekretaris I CSSMoRA Nasional. Karena pada hari kedua belum selesai, pembahasan PPN berlanjut pada hari ketiga.

Karena pembahasan PPN telah usai dihari ketiga, rangkaian acara Muspimnas berlanjut pada konsolidasi program kerja dihari keempat. Departemen PSDM dan P3M memaparkan program kerja yang membutuhkan sinergi dan kontribusi dari masing-masing PTM. Setiap selesai pemaparan program kerja, masing-masing ketua PTM atau perwakilannya dikumpulkan tiap regional yang dipisah dalam breakout room tersendiri. Sebelum menutup Muspimnas hari ini, kominfo nasional memberikan penjelasan terkait SOP peng-upload-an dalam media sosial.

Di hari terakhir Muspimnas, rangkaian acara masih berupa konsolidasi program kerja. Kali ini giliran PSDE, BSO Santri, dan BPH yang akan menyampaikan program kerja mereka yang perlu menjalin kerja sama dengan PTM. Setelah konsolidasi selesai, dilanjutkan sidang paripurna dengan membacakan konsideran oleh presidium I. Setelah semua proses sidang berakhir, sampailah dipenghujung acara. Penutupan acara dipimpin kembali oleh Delvi Ramadayani dan diakhiri sesi foto bersama.

Dibalik layar, Muhammad Fadlur Rahman menuturkan acara sudah disiapkan sejak satu bulan yang lalu. Namun, pembahasan intens mengenai acara hanya dua minggu saja. Tidak ada jalan mudah menggapai keberhasilan, kurang lebih itu yang dirasakan oleh panitia acara. Ada beberapa kendala, seperti jumlah panitia yang terbatas dan konsep acara yang kurang mendetail. Beruntungnya segala masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pengawasan jobdesk tiap divisi. Kemudian, melakukan komunikasi dengan cepat agar acara dapat berjalan dengan baik. Ketika ada kinerja panitia yang macet, sebisa mungkin panitia lain harus menggantikan perannya agar tidak ada pekerjaan yang terbengkalai.

Mohamad Rozkit Bouti sebagai Ketua dan perwakilan dari CSSMoRA UIN Sunan Ampel memberikan apresiasi pada panita maupun rekan yang sudah bersedia mengikuti Muspimnas secara daring. Dia juga memberi tanggapan ada beberapa esensi Muspimnas yang hilang karena dilaksanakan secara daring. Tidak bisa tatap muka secara langsung sehingga sulit menjalin keakraban dan komunikasi kurang maksimal, perwakilan beberapa PTM yang tidak bisa hadir karena kendala jaringan, dan banyak hal menyita waktu seperti hal-hal yang seharusnya sedikit, tetapi menyita waktu karena harus menunggu tanggapan peserta.

Muhammad Fadlur Rahman berharap hasil rumusan selama lima malam ini harus benar-benar disosialisasikan kepada seluruh anggota CSSMoRA PTM melalui perwakilannya yang mengikuti Muspimnas. Baik itu berkenaan dengan aturan organisasi, kesekretariatan, perbendaharaan maupun teknis lainnya. Kemudian, melakukan koordinasi dan komunikasi secara intens dalam grup whatsapp tiap masing-masing ketua maupun kepala departemen yang masih ada kaitannya dengan keberlangsungan CSSMoRA.

Oleh Moh. Fadllur Rohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *